A Letter To You from 10 Years Later



Kisah ini tentang kesempatan kedua yang diminta dengan keputusasaan. Namanya Bagas Ramadhan. Dia seorang seniman sukses. Punya studio sendiri dan banyak melakukan kerja sama dengan developer game-game di luar negeri. Kemampuan menggambarnya tidak diragukan lagi. Dan satu hal yang menjadi keahliannya, menyembuyikan perasaannya pada dunia.
          Namanya Katelia. Gadis ceria yang di tangannya melahirkan kisah-kisah ajaib dari negeri yang tidak pernah kau dengar. Wajar saja, karena negeri-negeri itu ia ciptakan di kepala, lalu ditumpahkan pada kertas-kertas kosong tak bernama. Banyak orang yang menikmati kisah dari kepalanya. Dan ia menunggu Bagas menyertakannya di lapangan masa depan yang penuh dengan bunga-bunga.
          Tapi tidak ada yang tahu Dia sedang memainkan bidak catur kehidupan dua insan itu. Kematian bukanlah hal yang mudah diprediksi oleh siapapun. Dalam perjalanan meminta kepastian, nyawa Katelia berpindah ke angkasa.
          Bagas tidak tahu, benar-benar tidak tahu. Sebagian tubuhnya mati rasa. Awalnya bagi dia rasa itu tidaklah penting. Maka keputusasaannya melahirkan keajaiban. Keputusasaan yang ia cecap sepuluh tahun lamanya setelah Katelia tiada. Ia mampu mengirimkan surat itu pada Katelia.
          Tapi kisah ini hanya serangkaian cuplikan. Akhir kisahnya bisa kau temukan di goresan tanganku yang kali ini akan kuperlihatkan ke dunia. Namanya UNNAMED LETTER (Surat Tanpa Nama).

          Kata Tere Liye, bilang atau tidak namanya tetap cinta, tapi Bagas akhirnya memahami … jika yang namanya cinta jika tidak disampaikan menimbulkan sayatan di hati selama-lamanya….

Share:

0 komentar